<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Beruntung Islam Pertama Kali Turun di Mekkah</title>
	<atom:link href="http://kormakyu.com/beruntung-islam-pertama-kali-turun-di-mekkah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kormakyu.com/beruntung-islam-pertama-kali-turun-di-mekkah/</link>
	<description></description>
	<pubDate>Mon, 21 May 2012 04:48:18 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Dewi</title>
		<link>http://kormakyu.com/beruntung-islam-pertama-kali-turun-di-mekkah/comment-page-1/#comment-544</link>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2009 07:56:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kormakyu.com/?p=826#comment-544</guid>
		<description>Mau tau jawaban yang lebih komplit? Silahkan jalan-jalan ke:

&lt;a href="http://www.indonesia.faithfreedom.org" rel="nofollow"&gt;http://www.indonesia.faithfreedom.org&lt;/a&gt;

Salam kenal,
Dewi

&lt;em&gt;(&lt;a href="http://kormakyu.com/home/" rel="nofollow"&gt;Dodi&lt;/a&gt;): Nona Dewi (saya panggil nona aja ya?), saya tidak tau apakah Nona seorang muslimah ato bukan. Namun di dalam Islam sendiri memiliki banyak cabang ilmu. Ada hal yang boleh dibilang saya setuju pada pendapat Nona, namun ada juga yang saya tidak setujuseperti.. tatkala Nona mengatakan "lebih komplit" tersebut. Bila Nona mengatakan hal ini kepada orang yang memiliki pemahaman yang baik terhadap Islam, saya yakin kata "lebih komplit" dari Nona cukup pas diutarakan. Namun sepertinya "tidak" untuk orang yang baru mempelajari Islam. Contoh kasus untuk judul ebook "MENGAPA SAYA MURTAD ?". Saya sempat membacanya. Bila pun ebook itu benar.. di dalamnya banyak sekali aspek yang lebih terkait kepada hal "muamallah" yang mana aturannya sendiri lebih dekat kepada aturan2 "fiqih". Sedangkan konsep dari "ketuhanan" sendiri, seharusnya lebih mengarah kepada cabang ilmu yang dinamakan "aqidah". Sehingga untuk orang yang baru mempelajari Islam sebaiknya diarahkan kepada cabang ilmu tersebut. Baru kepada cabang ilmu yang lainnya. Blog saya sendiri walau terlihat sederhana, tidaklah sesederhana tatkala proses penyusunannya. Bisa jadi artikel yang sudah saya tulis berbulan-bulan yang lalu baru saya keluarkan sekarang. Karena tatkala saya memberikan informasi, ada hal-hal yang saya lakukan dengan maksud "mengarahkan" pembaca sehingga mereka memperoleh informasi yang sesuai dengan "pengartian" sesungguhnya. Sebenarnya ada cabang ilmunya yang disebut "ontologi". Agar.. pembaca tidak dibuat "kebanjiran informasi" yang pada akhirnya membuat mereka bingung sendiri.. dan tentunya.. kelelahan.. Sebagai tambahan saja, saya sendiri telah memasang link pada blogroll saya profil seorang Miranda Risang Ayu di &lt;a href="http://pojok-kanayakan.net/biography/" rel="nofollow"&gt;pojok-kanayakan.net&lt;/a&gt;. Cukup banyak buku Beliau yang sudah diterbitkan termasuk ulasan bagaimana tentang konsep "ketuhanan" sendiri. Bila pun saya banyak tidak setuju pada hal-hal yang ada dalam kehidupan, sesungguhnya saya bermaksud menempatkan.. apa yang saya rasa seharusnya.. pada tempatnya yang benar. Itu saja. Itulah mengapa sampai blog ini lahir. Saya merasakan tantangan terberat di era sekarang ini.. adalah bagaimana menghadapi yang namanya.. "fitnah".&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mau tau jawaban yang lebih komplit? Silahkan jalan-jalan ke:</p>
<p><a href="http://www.indonesia.faithfreedom.org">http://www.indonesia.faithfreedom.org</a></p>
<p>Salam kenal,<br />
Dewi</p>
<p><em>(<a href="http://kormakyu.com/home/">Dodi</a>): Nona Dewi (saya panggil nona aja ya?), saya tidak tau apakah Nona seorang muslimah ato bukan. Namun di dalam Islam sendiri memiliki banyak cabang ilmu. Ada hal yang boleh dibilang saya setuju pada pendapat Nona, namun ada juga yang saya tidak setujuseperti.. tatkala Nona mengatakan &#8220;lebih komplit&#8221; tersebut. Bila Nona mengatakan hal ini kepada orang yang memiliki pemahaman yang baik terhadap Islam, saya yakin kata &#8220;lebih komplit&#8221; dari Nona cukup pas diutarakan. Namun sepertinya &#8220;tidak&#8221; untuk orang yang baru mempelajari Islam. Contoh kasus untuk judul ebook &#8220;MENGAPA SAYA MURTAD ?&#8221;. Saya sempat membacanya. Bila pun ebook itu benar.. di dalamnya banyak sekali aspek yang lebih terkait kepada hal &#8220;muamallah&#8221; yang mana aturannya sendiri lebih dekat kepada aturan2 &#8220;fiqih&#8221;. Sedangkan konsep dari &#8220;ketuhanan&#8221; sendiri, seharusnya lebih mengarah kepada cabang ilmu yang dinamakan &#8220;aqidah&#8221;. Sehingga untuk orang yang baru mempelajari Islam sebaiknya diarahkan kepada cabang ilmu tersebut. Baru kepada cabang ilmu yang lainnya. Blog saya sendiri walau terlihat sederhana, tidaklah sesederhana tatkala proses penyusunannya. Bisa jadi artikel yang sudah saya tulis berbulan-bulan yang lalu baru saya keluarkan sekarang. Karena tatkala saya memberikan informasi, ada hal-hal yang saya lakukan dengan maksud &#8220;mengarahkan&#8221; pembaca sehingga mereka memperoleh informasi yang sesuai dengan &#8220;pengartian&#8221; sesungguhnya. Sebenarnya ada cabang ilmunya yang disebut &#8220;ontologi&#8221;. Agar.. pembaca tidak dibuat &#8220;kebanjiran informasi&#8221; yang pada akhirnya membuat mereka bingung sendiri.. dan tentunya.. kelelahan.. Sebagai tambahan saja, saya sendiri telah memasang link pada blogroll saya profil seorang Miranda Risang Ayu di <a href="http://pojok-kanayakan.net/biography/">pojok-kanayakan.net</a>. Cukup banyak buku Beliau yang sudah diterbitkan termasuk ulasan bagaimana tentang konsep &#8220;ketuhanan&#8221; sendiri. Bila pun saya banyak tidak setuju pada hal-hal yang ada dalam kehidupan, sesungguhnya saya bermaksud menempatkan.. apa yang saya rasa seharusnya.. pada tempatnya yang benar. Itu saja. Itulah mengapa sampai blog ini lahir. Saya merasakan tantangan terberat di era sekarang ini.. adalah bagaimana menghadapi yang namanya.. &#8220;fitnah&#8221;.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

