Kisah Lelaki Setengah Baya Yang Tersenyum dan Juga Menangis

Alkisah, dahulu ada seorang lelaki setengah baya yang tatkala sendirian, kadang ia tersenyum-senyum sendiri. Namun, setelah tersenyum-senyum, ia seperti menangis pula. Suatu hari ada seorang pemuda yang karena penasaran, mendekati lelaki setengah baya tersebut dan bertanya mengapa ia berlaku demikian. Lelaki itu kemudian bercerita, bahwa dulu dirinya berharap memiliki seorang anak laki-laki. Sebab pada masa itu, memiliki anak perempuan seperti hal yang memalukan lantaran dianggap memiliki keturunan yang lemah. Namun nyatanya, istrinya melahirkan seorang anak perempuan.

Salahuddin al Ayubbi

Sumber foto: https://tinyurl.com/ybemopqt

Untuk melindungi anak perempuan tersebut, istrinya kemudian merahasiakan jenis kelamin sang anak dengan mengatakan bahwa anak yang dilahirkannya adalah seorang laki-laki. Setelah semakin dewasa, sang anak didandani layaknya seorang laki-laki. Anak tersebut diajarkan oleh ibunya ketrampilan layaknya seorang laki-laki. Sang ayah sangat bahagia sekali memiliki anak yang disangkanya laki-laki tersebut. Sering sang ayah mengajaknya berburu dan berpergian. Adapun sang lelaki kadang tersenyum-senyum tatkala sendirian, lantaran ia teringat masa-masa yang menyenangkan bersama anaknya yang terlihat lucu.

Kemudian sang pemuda bertanya lagi mengapa ia juga terlihat seperti menangis. Lalu sang lelaki setengah baya tersebut bercerita, bahwa saat ia masih berada di masa Jahiliyyah, suatu hari sang anak memintanya untuk diantar buang air kecil. Akhirnya ia mengetahui bahwa sang anak ternyata perempuan. Lalu ia menguburnya hidup-hidup hingga mati. Ia menangis lantaran menyesali segala kebodohan yang ia lakukan pada masa lalu tersebut. Sebab sesungguhnya, Alloh SWT yang memberi rezeki kepada semua mahluk-Nya. Bukan lantaran seseorang memiliki anak laki-laki atau perempuan.

Itulah sepenggal kisah yang pernah terjadi pada masa lalu. Sesungguhnya lelaki setengah baya tersebut adalah Umar bin Khattab RA.

Tags: , ,

Leave a Reply


eight − 4 =