Antara Kebiasaan Merokok dan Penyakit Kanker

November 30th, 2020

Sekitar sebulan yang lalu, salah seorang teman saya yang dulu pernah kuliah bersamaan dengan saya, mendapat kesempatan untuk membagi pengalamannya kepada saya dan teman-teman saya lainnya, yang merupakan alumni dari FTUI Elektro angkatan 95.

Berlatih Tai Chi di Kompleks Departemen Keuangan, Karang Tengah, Ciledug, Tangerang

Ada yang menarik dari kisahnya, yaitu tentang bagaimana merawat para sepuh di usia senja. Hal yang pada akhirnya menjadi sebuah kesimpulan yang saya ambil berdasarkan kisahnya. Kesimpulannya adalah bahwa kebiasaan merokok, bisa memicu sel kanker.

Memang saya bukanlah pakar kedokteran. Apa yang saya sampaikan lebih pada usaha saya untuk mencari hubungan antara kebiasaan merokok dan penyakit kanker seperti yang diuraikan teman saya tersebut. Meski telaah yang saya lakukan hanyalah mencari hubungan secara blackbox saja, yang juga belum memenuhi unsur standar dari ilmu statistik, namun entah mengapa saya meyakininya sebagai sebuah kebenaran.

Ada satu hal yang saya ingat dari penuturan teman saya tersebut, yaitu memang benar semua orang pada dasarnya akan mati. Namun bagaimana kita mati, dalam arti mati bukan karena penyakit berat seperti kanker misalnya, masih bisa menjadi suatu pilihan yang bisa kita pilih semenjak usia dini.

Semoga mendapat hikmah..

NB: Video kisah teman saya bisa dilihat di alamat: youtu.be/-Dsq1pM0fUw

Bersua Teman-Teman Semasa Kuliah

October 29th, 2020

Alhamdulillah, beberapa waktu lalu saya sempat bertemu dengan beberapa teman saya semasa kuliah, yaitu Kang Zainal (tengah) dan Teh Indri (kanan).

Bersua Teman-Teman Semasa Kuliah

Senang sekali bisa bertemu mereka semua. Saat ngobrol-ngobrol, rasanya seperti kembali ke masa saat saya kuliah dulu.

Semoga kami bisa bertemu kembali dengan kondisi yang lebih baik. Amin..

Solusi Yang Juga Memiliki Nilai Tambah

September 30th, 2020

Pada suatu webinar berkaitan tentang pembahasan dunia digital, ada pertanyaan dari peserta mengenai bagaimana sebuah UKM (Usaha Kecil Menengah) bisa beroperasi secara digital, lantaran hal ini pada akhirnya menjadi sebuah keharusan pada masa pandemi Covid-19. Sang panelis menjawab, bahwa perusahaan harus dapat mendefinisikan problem dari klien dengan baik dan melakukan sebuah terobosan yang dapat menjadi solusi atas problem yang dihadapi klien.

Jalan-jalan di taman saat pagi hari

Terkait dengan solusi, ada hal yang menarik saat saya membaca sebuah majalah digital berkaitan tentang pendapat para pemimpin perusahaan berkelas dunia yang dianggap sukses. Di situ dijelaskan, sesungguhnya solusi yang diharapkan tidaklah sekedar solusi terhadap problem yang dihadapi klien, namun solusi yang diharapkan adalah solusi yang juga memiliki nilai tambah.

Semoga bermanfaat..

Sang Pemberani Itu Adalah Yang Bertanggung Jawab Pada Keluarganya

September 1st, 2020

Masih seputar kisah Frank Abagnale Junior. Pada dasarnya, banyak orang kagum atas keberaniannya dalam mengambil keputusan. Salah satu keputusannya yang cukup ekstrim, seperti yang dikisahkan dalam film berjudul Catch Me if You Can, adalah saat ia memutuskan menyamar sebagai seorang pilot pesawat terbang. Bila dilihat dari kacamata orang awam, keputusan tersebut seperti tergolong nekat. Namun dalam prakteknya, ia berhasil meloloskan diri dari aksi penangkapan pihak berwajib dengan caranya tersebut.

Frank Abagnale Junior

Dalam paparannya sebagai seorang yang kini bertolak belakang dengan aksinya semasa muda, Frank mengatakan, bahwa keberanian sesungguhnya bukanlah terkait dengan apa yang ia lakukan semasa muda. Bahkan dengan mengistilahkan keberanian dengan sebutan Real Man, ia memaparkan bahwa sang pemberani itu adalah orang yang berani bertanggung jawab untuk mengayomi keluarganya (lihat URL: tinyurl.com/Y539G9AS pada menit 5:17 hingga menit 5:46).

Semoga mendapat hikmah dan pelajaran..

Pentingnya Percaya Diri pada Setiap Tindakan Positif

August 8th, 2020

Bila Anda pernah menonton layar kaca berjudul Catch Me if You Can, maka Anda akan diajak untuk mendalami tokoh utama dari film tersebut. Dia adalah Frank Abagnale Junior. Ia menjadi terkenal karena kecerdikannya mengelabui institusi keuangan, termasuk institusi hukum pada masanya.

Frank Abagnale Junior

Pada sebuah pernyataannya melalui laman YouTube (lihat URL: tinyurl.com/Y539G9AS pada menit 0:59 hingga menit 1:06), ia menyatakan bahwa sesungguhnya, apa yang ia lakukan bukanlah semata-mata lantaran kecerdasannya. Ia hanya berusaha untuk percaya diri dan kemudian melakukannya. Meski ia menyadari bahwa hal itu bukanlah tindakan yang bijaksana.

Namun ada nasihat yang ia berikan dari apa yang pernah ia lakukan. Ia menyatakan bahwa rasa percaya diri itu penting dalam setiap tindakan, terlebih bila hal itu memang sesuatu yang baik. Sebab hal itu bisa membuka peluang lebih besar yang sebelumnya bisa jadi tidak diperkirakan, dan pada akhirnya akan membawa kepada penyelesaian dari apa yang hendak dicapai (lihat pada menit 1:35 hingga menit 1:39).

Semoga bermanfaat..

Penampakan Laptop atau Notebook Pertama untuk Proyek Luar Angkasa

July 12th, 2020

Perangkat yang dinamakan GRiD yang merupakan singkatan dari Graphical Retrieval Information Display, dibuat tahun 1982. Ia menjadi perangkat standar untuk penerbangan luar angkasa semenjak tahun 1990.

Graphical Retrieval Information Display (GRiD)

Sumber: IEEE Spectrum (Juni 2020)

Bersyukurlah kita yang sekarang ini sudah menggunakan laptop atau notebook yang bentuknya lebih manusiawi dan sesuai dengan kebutuhan untuk produktifitas sehari-hari. Meski tidak harus jalan-jalan ke luar angkasa.

Perbincangan Antar Superhero

July 1st, 2020

Kisah ini merupakan anekdot. Namun, secara harfiah, sangat umum terjadi di dunia nyata. Alkisah, seorang superhero newbie berkeluh kesah kepada superhero senior saat mereka berbincang-bincang. Pada perbincangan tersebut, superhero senior seperti lebih banyak menjadi pendengar yang baik dari apa yang disampaikan oleh sang superhero newbie.

Terlepas dari itu, diam-diam, sesungguhnya sang superhero senior, tersenyum-senyum di dalam hatinya. Ia teringat masa-masa saat ia masih newbie. Ia merasa, bisa jadi hal yang dialaminya dulu, adalah hal yang sedang dialami oleh sang superhero newbie sekarang ini.

Ada sebuah pelajaran menarik dari kisah di atas. Bahwasanya jalan tapak para pendekar atau para superhero tidaklah selalu mulus. Banyak tantangan yang harus dilalui. Bila sebuah jalan tapak selalu mulus, apakah ia pantas disebut jalan tapak para superhero?

Semoga mendapat hikmah dan pelajaran..

Semangat dan Tekad Nabi Musa AS Dalam Menimba Ilmu

May 1st, 2020

Alkisah, tiba pada suatu waktu, di mana Musa AS merasa bahwa kepandaiannya sudah mencapai taraf di mana dirinya, tak ada lagi yang dapat menyainginya. Namun, Alloh SWT kemudian memberinya petunjuk, agar ia menemui seseorang bernama Khidir AS, dan belajar darinya.

Musa AS yang merasa bersemangat, lalu pergi bersama salah seorang muridnya untuk menemui seseorang yang Alloh SWT maksudkan. Saking bersemangatnya, sampai-sampai ia bertekad akan terus menyusuri tepian pantai dan tidak akan berhenti menyusurinya sampai bertemu dengan Khidir AS.

Yang menarik dari kisah ini, Musa AS adalah seorang nabi dari Bani Israil, yang dikenal sebagai bangsa yang cerdas. Tentulah Musa AS adalah utusan Alloh SWT yang cerdas pada masanya. Namun Musa AS masih tetap berusaha dengan gigihnya untuk terus menimba ilmu, tergambar dari semangat dan tekadnya untuk menemui Khidir AS.

Akankah kita bisa meneladani Beliau, untuk tetap bersemangat menimba ilmu, meski saat itu kita merasa, sudah mencapai taraf kepandaian yang luar biasa?

Semoga mendapat hikmah dan pelajaran..

Selamat Pada IJIMS Atas Pencapaian Jurnal Terindeks Q1

March 31st, 2020

Dengan segala kerendahan hati, saya mengucapkan selamat pada tim editorial dari IJIMS (Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies), atas pencapaian dan kerja kerasnya selama ini.

Betapa bangganya hati saya sekarang ini, pada akhirnya yang disebut sebagai “Mata Sang Pelindung Umat” begitu tergambarkannya dengan pencapaian yang telah diraih oleh IJIMS pada pemeringkatan jurnalnya yang terindeks di Q1 tier.

Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies (IJIMS)

Kini, bila ada orang yang masih saja menghina umat Islam di Indonesia, dengan tuduhan-tuduhan miring, sebaiknya mereka belajar dulu tentang Islam di jurnal ini. Supaya mereka paham Islam itu seperti apa.

Bila ada yang mengatakan bahwa tidak pantas jurnal ini menjadi referensi, saya ingin balikkan lagi kepada mereka, bahwa ini jurnal Q1. Mana lagi tier yang lebih tinggi untuk jurnal selain Q1.

Semoga bermanfaat..

Memaknai Rezeki Sebagai Lambang Kesuksesan

January 31st, 2020

Pada era sekarang, kesuksesan sering diperlambangkan dengan perolehan materi. Namun sayangnya, kebanyakan kita bisa jadi tertipu memaknai arti kesuksesan dengan cara yang seperti itu.

Ada gambar menarik yang saya peroleh dari media sosial. Gambarnya bisa dilihat sbb:

Ternyata perintah yang paling utama adalah bagaimana agar segala hal yang kita lakukan, adalah untuk Alloh SWT. Setidaknya itu yang saya pahami dari makna gambar tersebut. Bila apa yang disampaikan pada gambar tersebut adalah tentang mencari rezeki, ternyata perintahnya kalah jauh dengan perintah memohon ampunan. Apalagi bila dibandingkan dengan perintah bersegera kepada Alloh SWT.

Semoga mendapat hikmah dan manfaat. Amin..