Posts Tagged ‘Tidur’

Dibangunkan Iblis untuk Sholat

Sunday, July 4th, 2021

Alkisah, ada seorang lelaki yang tidur, dan hampir saja ia melewati waktu sholatnya. Seketika, ia dibangunkan oleh seseorang, yang tidak lain adalah iblis yang menyamar. Atas izin Alloh SWT, sang lelaki mengenali sosok sang iblis, dan ia bertanya mengapa sang iblis membangunkannya. Iblis pun menjawab bahwa dibangunkannya dirinya, lantaran sang iblis tidak mau dirinya terlewat waktu sholatnya. Sang lelaki yang tidak mempercayai sang iblis terus mendesak iblis sambil berlindung kepada Alloh SWT melalui doanya, agar sang iblis mengatakan alasan sebenarnya. Sebab, sang lelaki mengetahui benar bahwa sang iblis dengan segala tipu dayanya, tidak akan pernah benar-benar bermaksud menyelamatkan anak Adam.

kucing tidur

Photo by Sylwia Bartyzel

Akhirnya, sang iblis pun menjawab dengan jujur, bahwa ia membangunkan sang lelaki dari tidurnya, lantaran bila ia melewati waktu sholatnya, maka lelaki itu akan menyesali kelalaiannya. Penyesalan tersebut akan semakin mendekatkan dirinya pada mengingat Alloh SWT. Sebab, bagi iblis, kedekatan seseorang yang disertai dengan rasa penyesalan, sesungguhnya adalah lebih baik daripada dua ratus kali sholat.

Sebuah kisah yang diabadikan dalam Matanawi, Jalaluddin Rumi.

Wallohu a’lam.

Niat Pada Akhirnya Yang Menentukan

Saturday, August 18th, 2012

Saya sebenernya boleh dibilang pembenci Facebook. Atau setidaknya ogahlah yang namanya buka2 Facebook. Sebagai orang yang gak doyan Facebook, cukup kaget tatkala ada tulisan yang menyatakan bahwa cowok yang gak suka gaul di Facebook adalah ciri cowok yang suka punya wanita idaman lain. Tapi lucunya, menurut survey, selingkuh pada jaman sekarang, paling banyak di-trigger oleh yang namanya.. Facebook.. Mana pernyataan yang benar? Bingung kan? :)

Ada juga kasus yang mirip2 kondisi di atas. Saat ceramah menjelang taraweh, dikasi tau bahwa ada ustad yang bilang bahwa tidurnya orang yang berpuasa atau beritikaf adalah berpahala. Tapi ada juga ustad yang lain bilang, klo pahala tidak akan dicatat klo seseorang dalam keadaan tidak sadar. Salah satu kondisi yang memenuhi hal tersebut adalah.. tidur. Bingung kan? Mana yang bener mana yang salah neh? :)

Klo saya seh ambil prinsip santay aja. Maklum orang awam seh. Pokoke tergantung niat ajahhh. Klo tidur diniatkan untuk ibadah, biar gak sakit, biar ibadah na makin ter-manage dengan baik, jadilah tidur itu ibadah. Tapi klo tidur niatnya biar puasa gak batal alias tidur biar pas bangunnya tinggal buka puasa, nah yang kayak gitu mah saya kembalikan ke yang bersangkutan deh.. no comment ajahhh.

Jadi gtu aja ya. Gimana caranya supaya tau niat seseorang baik atu jelek? Gampangnya.. belah aja dada orang itu, trus diliat di jantungnya apakah ada tulisan baik atau buruk? Klo gak yakin bakal muncul tulisannya, jangan pernah tuh ngebelah dada orang :)