Mendefinisikan Kembali Terminologi Kaya

Sering kita terpukau dari banyaknya apa yang dimiliki oleh seseorang. Sehingga terminologi kaya kita berikan kepada siapa yang paling banyak memiliki sesuatu (yang umumnya berwujud materi).

Masjid

Ada sebuah kisah menarik yang saya agak lupa, namun sepertinya ini merupakan kisah nyata yang terjadi di salah satu negara bagian di Amerika Serikat. Ada seseorang yang tinggal di kawasan elit di mana orang-orang menyebut dirinya sebagai orang kaya. Namun dirinya tidaklah merasa demikian. Sampai akhirnya dia memutuskan pindah ke daerah yang jauh dari sebutan kawasan elit, barulah dirinya merasa kaya. Sebab, dia merasa jauh lebih bisa memberi manfaat bagi orang-orang yang ada di sekitarnya.

Mungkin selama ini kita salah kaprah dengan terminologi kaya ini. Dengan menempelkan terminologi tersebut pada orang yang justru sangat banyak mengambil keuntungan dari yang lainnya. Justru orang yang banyak memberi manfaat kepada yang lainnya, sering kita sebut sebagai hal yang sebaliknya, dari terminologi kaya tersebut.

Tidaklah mengherankan bila banyak kasus-kasus negatif bermunculan dalam kehidupan ini, yang bisa jadi salah satu penyebabnya adalah banyaknya orang yang ingin menyandang predikat kaya ini, dengan memahaminya secara keliru.

Semoga kita bisa menempatkan terminologi yang mulia ini, pada tempat yang seharusnya.

Tags: , ,

Leave a Reply


2 × = sixteen