Kemenangan Tanpa Jiwa

Pada masa sekarang, di mana penghargaan diberikan kebanyakan orang manakala hal-hal yang secara materi dapat dihitung sebagai keuntungan, sering menjebak kebanyakan kita untuk meraih apa yang kita inginkan tanpa mengindahkan hal-hal yang sifatnya abstrak. Hal-hal yang abstrak di sini, bisa terkait pada cara kita untuk mencapai tujuan yang kita inginkan.

Kadang, bahkan sering, kita seolah-olah terpaksa melakukan hal-hal yang tidak santun, cara-cara yang tidak halal, agar kita bisa meraih apa yang kita inginkan asalkan hal itu bisa dilakukan dengan cepat dan mudah.

Pernah suatu kali saya bertanya kepada mahasiswa di kelas, bila mereka ingin cara yang cepat dan mudah, apakah mereka bersedia menjadi cyborg (manusia robot), di mana pengetahuan dan kemampuan ditransfer dengan sebuah alat yang ditancapkan ke kepala mereka. Dengan cara tersebut, mereka tidak perlu melakukan hal-hal yang tidak halal misalnya, karena semua pengetahuan dan kemampuan yang mereka inginkan dapat diperoleh dengan cara yang cepat dan mudah.

Saya yakin, sebesar apa pun keinginan kita akan sesuatu hal, tidak membuat kita berkeinginan untuk mengubah diri kita menjadi cyborg. Sebab, bila cyborg memenangkan sesuatu atas manusia, meski dengan cara yang cepat dan mudah, kemenangan semacam itu adalah kemenangan tanpa jiwa.

Jiwa yang Menang

Apakah kita selama ini telah memenangkan banyak kemenangan sebagai seorang manusia? Saya yakin masing-masing kita sendirilah yang dapat menjawabnya.

Semoga kita bisa meraih kemenangan sebagai seorang manusia yang sejati. Amin.

Tags: , ,

Leave a Reply


2 × = twelve