Kenapa Perlu Tandatangan Dosen Wali?

Pada saat UAS bulan lalu, banyak terlihat siswa yang kehadirannya kurang dari 75% alias suka bolos, mondar-mandir mencari dosen mata kuliah dan juga dosen walinya untuk meminta tandatangan agar list penilaiannya dapat keluar secara administratif. Hal ini dilakukan oleh institusi dalam rangka memberikan semacam shock therapy dan juga.. menerapkan aturan lama yang gak kunjung diterapkan dan.. baru-baru ini mulai akan diterapkan. Tepatnya adalah pada semester depan. Saya sendiri selaku dosen wali mengatakan kepada anak wali saya bahwa saya hanya akan mengikuti apa yang dikatakan dosen mata kuliah mengenai permasalahan tandatangan tersebut. Kalau dosen mata kuliah OK, maka saya pun OK. Ketika saya perlakukan demikian, suatu hari saya sempat mendengar mahasiswa nyeletuk ke temannya, “Lalu buat apa tandatangan dosen wali kalo dia sendiri mengikuti apa yang ditetapkan oleh dosen mata kuliah?”. Saya jawab neh Dek! Bagaimana pun dosen wali berhak untuk mengetahui keadaan anak walinya meskipun.. yang namanya mahasiswa tuh sudah dianggap dewasa. Jadi dari permintaan tandatangan ke dosen wali tersebut maka.. dosen wali akan mengetahui siapa saja anak walinya yang kuliah-nya sering bolos. Saya sendiri aja baru tau kalo.. anak wali saya yang pernah go-sip-in saya di milis.. ternyata suka bolos di LIMA MATA KULIAH. Hebat kan? Kalo gak dipaksa minta tandatangan ke saya, mana pernah dia ngasi tau ke saya. Bener kan? Dulu pun saya pernah punya anak wali yang sering bolos. Saya tempel berita di mading untuk pemanggilan terhadapnya.. gak pernah nongol. Bahkan sampe ke friendster segala saya tuh nyarinya. Juga gak dateng sampe sekarang. Alhamdulillah akhirnya perwaliannya dialihkan dan ditangani sendiri oleh kaprodi. Begitu kira-kira ya Dek!

Tags: , , ,

Leave a Reply


− 3 = one