Masih Bisa Bersyukur Kala Harga BBM Naik

Dengan naiknya harga BBM, alhamdulillah, saya masih bisa bersyukur. Pasalnya, ada beberapa hal yang membuat saya masih bisa mengatur pengeluaran saya.

Yang pertama, adalah dengan adanya kendaraan roda dua yang saya miliki, sejak beberapa tahun lalu. Sebab, kalau saya tidak memiliki kendaraan roda dua, sepertinya dengan keadaan sarana transportasi yang ada sekarang ini, akan sangat membuang tenaga, materi dan juga waktu saya. Dengan memiliki kendaraan roda dua alias motor, saya bisa menghemat setidaknya untuk pembiayaan BBM dan juga waktu saya. Dengan menggunakan motor, bila ada kemacetan, masih relatif bisa jalan karena bisa menyisir lewat celah-celah kemacetan, termasuk untuk melalui jalan-jalan pintas yang bukan merupakan jalan umum.

Yang kedua, saya bersyukur masih bisa menurunkan daya pasokan listrik saya ke 900 watt. Dengan penurunan daya ini, setidaknya saya bisa menghemat pengeluaran dari penggunaan beban listrik yang tidak perlu. Walau kadang suka drop, namun sampai sejauh ini, masih bisa saya atur-atur penggunaannya.

Saya yakin pemerintah telah melakukan berbagai kajian tentang dampak kenaikan harga BBM ini, seperti melakukan kajian apakah tingkat kemiskinan rakyat negeri ini akan semakin bertambah atau akan semakin berkurang. Harapan saya adalah agar dengan kenaikan harga BBM ini, jumlah angka kemiskinannya semakin berkurang. Sebab, pemerintah akan memberikan insentif dalam bentuk layanan maupun fasilitas yang semakin lebih baik, sehingga dapat menunjang kinerja rakyatnya.

Salam revolusi mental untuk pemerintah.

Tags: , , , , ,

Leave a Reply


seven + 6 =