Menginap di Hotel Mekkah, Banda Aceh

Saat saya pergi ke Banda Aceh, tepatnya tanggal 17 Oktober 2017, tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda. Buat saya suasana Banda Aceh seperti suasana Yogyakarta tempoe doeloe. Mungkin itu sebabnya saya merasa seperti mengalami de javu sesaat.

Saya ingin bercerita sedikit tentang hotel tempat saya menginap di Banda Aceh. Pada dasarnya ada dua hotel yang direkomendasikan oleh teman saya selaku lecturer di Universitas Syiah Kuala, yaitu Hotel Mekkah dan Hotel Madinah. Namun, saat acara konferensi internasional iSEMANTICs 2017, letak Hotel Mekkah terbilang lebih dekat ke venue acara berlangsung, maka jadilah saya singgah di Hotel Mekkah selama dua malam.

Depan Hotel Mekkah, Banda Aceh

Saya lupa memesan kelas kamar yang mana. Tapi perasaan saya mengatakan bahwa saya memesan kelas kamar yang biasa saja.

Meski saya memesan kelas kamar yang biasa saja, namun saya merasa saya mendapatkan apa yang saya cari di hotel ini. Seperti yang utama, air minum di kamar dan sarapan nikmat. Lalu fitur-fitur seperti: AC, Wifi, beberapa port sumber listrik, TV, air panas buat mandi, juga sajadah buat sholat. Termasuk pelayanan kebersihan kamar.

Saya merasa uang yang saya keluarkan untuk dua malam di hotel ini adalah sangat layak.

Trims, buat yang telah merekomendasikan tempat ini kepada saya :)

Tags:

Leave a Reply


1 + = nine