Wisuda, Idul Fitri, Ulang Tahun.. Suatu Event Ceremonial.. atau Event Transformasi Diri?

Para blogger yang membaca blog saya mungkin sudah tau mengenai suatu peristiwa, di mana saya pernah lupa pada ulang tahun kakak saya, yang lalu hal itu membuat ibu saya kejer sampe nangis segala. Bagi sebagian orang.. bahkan sebagian besar orang.. hal itu merupakan event yang sangat penting. Suatu yang bisa jadi luput dari sensitivitas diri saya. Karena saya sendiri suka lupa pada ulang tahun saya sendiri. Btw, saya berbahagia sekali.. seseorang yang sudah saya anggap seperti sahabat saya.. akan melakukan wisudanya pada hari ini. Namun, saya ingin mengajak Anda pemirsa, untuk merenungi satu hal bersama-sama. Pemirsa.. manakah yang lebih penting bagi Anda.. sebuah event yang sekedar ceremonial.. atau event untuk merayakan sebuah transformasi diri? Sekedar bercerita tentang kebiasaan para leluhur kita pada masa lalu. Mereka melakukan acara lebaran ketupat, adalah setelah selesai melaksanakan puasa sunnah yang 6 hari pada bulan Syawal. Jadi acara lebaran ketupatnya sedikit berbeda dengan kebanyakan kita yang biasanya kita lakukan pada tanggal 1 Syawal. Karena bisa jadi.. kita lebih mementingkan suatu event sebagai suatu ceremonial belaka, meski bisa jadi hal itu tanpa makna. Sedangkan para leluhur kita lebih mementingkan arti dari suatu transformasi diri ketimbang event itu sendiri. Sehingga mereka menganggap hal itu memang sangat pantas.. untuk dirayakan..

Saya minta maaf bila apa yang saya katakan salah. Saya tidak bermaksud untuk mengatakan bahwa acara wisuda, ulang tahun atau pun perayaan Idul Fitri bukan menjadi suatu event yang tidak penting sama sekali. Namun di sini saya ingin mengatakan bahwa.. sebuah transformasi diri ke arah yang lebih baik.. adalah jauh lebih penting ketimbang ceremonialnya sendiri.

Tags: , , ,

Leave a Reply


eight + = 17