Dibilang “Udang Darat”

Kejadian ini sebenernya tidak terlalu lama terjadi. Mungkin tahun lalu kali ya. Saat saya makan di ruang makan institusi. Saat itu ada makanan yang tidak begitu saya kenal dan saya bertanya pada salah seorang yang ada di situ kurang lebihnya “Apa ini udang?”. Tiba2 orang itu sambil tertawa terbahak-bahak menjawab “Udang Darat!” lalu pergi berlalu. Hmm.. keren juga ne orang sudah sanggup berkata demikian, sambil tertawa-tawa pula. Dan satu hal lagi yang lebih menarik adalah.. ia.. adalah salah seorang mantan Ketua DKM. Setidaknya itulah yang saya tau. Kalo seorang mantan Ketua DKM saja sudah bisa nyelekit seenaknya, saya rasa.. wajar saja orang-orang di kelompok ini saya rasakan kebanyakan dari mereka memang.. tukang nyelekit. Klo orang ini membaca blog saya.. sebenernya saya ingin bertanya, apakah kata “udang darat” tersebut berarti sedang mempresepsikan diri saya sebagai.. “buaya darat”? Yang kedua.. atas dasar apa ia sampai berani mengatakan hal demikian? Apa ia bisa membuka dada saya dan membaca apa yang ada di dalam hati saya? Hebat sekali ya! Cuma satu seh yang membuat saya bersyukur. Apa itu pemirsa? Itu adalah.. untungnya.. ne orang kerjanya beda departemen dengan saya. Yess banget deh!

Tags: , , , ,

One Response to “Dibilang “Udang Darat””

  1. unknown Says:

    kenapa ya, kok gampang tersinggung sekali, seharusnya kita nggak boleh buruk sangka ama orang, anda belum pernah merasakan hidup ditengah-tengah orang yang berbeda dengan anda bukan, misalnya anda orang sunda yang tinggal, bayangkan anda minoritas, disana cara berbicara mereka pastinya lebih parah lagi, tapi mereka menganggap itu hal yang biasa, apakah anda harus tersinggung, kita boleh sensitif tapi nggak boleh berlebihan, maaf ini hanya sekedar saran membangun.

    (Dodi): Saya punya beberapa teman baik yang baik secara status sosial, status ekonomi, bahkan mirip James Bond pula kali ya.. (sebelum merit cewe-nya banyak banget). Namun saya tidak tersinggung dengan perkataan mereka tatkala mereka bercerita punya mobil baru ato HP baru misalnya. Karena seperti yang pernah saya katakan.. “Apa yang dari hati.. akan sampai ke hati.. yang dari mulut.. hanya akan sampai ke mulut..”

Leave a Reply


+ one = 8