Pokoknya.. Blablabla..

Bila saya katakan “Pokoknya bila ada SK (Surat Keputusan), tidak selalu berarti ada bayarannya (akibat adanya “kerja” sesuai penunjukkan SK tersebut)”. Klo saya membaca hal itu dalam satu kalimat.. (yang mungkin bagi sebagian orang bisa jadi “kepanjangan” kali ya..) saya bisa mengerti bahwa.. walau pun seseorang yang bekerja dan mendapatkan SK atas pekerjaannya tersebut.. belum tentu juga bakalan dibayar lohhh.. Yang saya bingung tatkala ada orang yang mempertanyakan perkataan saya yang menggunakan kata-kata “Pokoknya”. Jadi kalimat saya yang panjang satu kalimat itu dipenggal di awalan saja. Sebenernya agak2 jengkel dengan hal itu tapi.. mungkin kebiasaan orang dalam “berbahasa” alias berkomunikasi beda2 kali ya. Ada yang menafsirkan atau mempersepsikan per satu kata. Ada yang menafsirkan atau mempersepsikan apa adanya sesuai kalimat yang dikeluarkan.

Tags: ,

Leave a Reply


+ 6 = ten