Si Fulan Adalah Orang Susah

Banyak hal yang menarik tatkala pemirsa berkunjung ke negeri impian. Salah satunya adalah tatkala mencoba mendefinisikan kata “orang susah”, terutama untuk wilayah perkotaan. Ada sesuatu yang menarik di sini. Kenapa menarik? Karena hal ini terjadi, setidaknya pada diri saya, tatkala ada orang yang mengatakan.. bahwa si Fulan adalah “orang susah”. Maka ia harus dibantu. Saya sendiri karena pikirannya adalah berusaha tidak berprasangka buruk, ya saya berusaha membantu sebisanya. Namun semakin lama saya berinteraksi dengan orang yang saya bantu, ada keanehan pemirsa. Apa yang aneh itu? Anehnya adalah.. untuk hal2 yang sifatnya tidak mendasar seperti kebutuhan dasar, misalnya untuk seneng2, beli asesoris dan hal2 yang bukan utama, ne si Fulan kenceng banget tenaganya. Hal2 yang sifatnya ketebelece gtu malah saya boleh dibilang gak memilikinya sama sekali dan juga juaaarang sekali melakukannya. Saya sendiri lebih mengutamakan hal2 yang sifatnya mendasar seperti rumah misalnya. Itu pun masih blon lunas. Tapi ne si Fulan, gilirannya harus memenuhi hal2 yang sifatnya mendasar, kayak gak punya tenaga. Yang ada kelakuannya kayak orang susah dan.. akhirnya minta bantuan orang lain. Menurut pemirsa aneh gak? Ato jangan2 ini adalah hal yang paling mnarik untuk terus diperhatikan di negeri impian terutama di kota2 besar. Bisa jadi obyek pariwisata paling favorit mungkin. Tul kan pemirsa?

Tags: , ,

Leave a Reply


nine × 6 =