This site chose VeriSign Trust Seal to promote trust online with consumers.
ABOUT TRUST ONLINE  

Posts Tagged ‘Awet’

Baru.. Baru.. Baru..

Friday, January 16th, 2009

Menarik sekali tatkala ada salah seorang rekan yang sepertinya mempertanyakan mengapa semua meja yang ada di laboratorium tempat saya yang menjadi penanggungjawabnya, saya suruh keluarkan. Sepertinya ia belum apa-apa sudah berprasangka bahwa saya bukanlah orang yang hemat alias penuh perhitungan dengan apa yang saya lakukan. Oke deh saya akan coba jelaskan dengan perlahan namun Insya Alloh penuh kepastian. Begini.. laboratorium tempat saya ditugaskan untuk.. mungkin lebih cocok disebut merenovasi ketimbang mengembangkan karena saking rusaknya.. adalah laboratorium.. yang kalo pemirsa ngeliat saat itu.. pasti akan menganggap ini lebih cocok disebut gudang ketimbang laboratorium. Demikian kotor dan tidak teratur. Laboratorium itu selama beberapa semester tidak bisa digunakan. Itulah mengapa saya lebih memilih.. agak kasar memang.. barang-barang yang sekiranya agak susah diatur mending dikeluarkan saja dulu. Coba kalo saat itu saya foto. Mungkin bisa masuk rekor muri kali sebagai laboratorium paling mirip gudang. Kalo sekarang pemirsa liat mungkin gak akan mengira itu dulu kotornya minta ampun. Meja.. yang besar2.. saya minta dikeluarkan.. karena seringkali hal itu menjadi infrastruktur yang membuat arus barang di dan ke laboratorium jadi tidak terkontrol. Mulai nitip tas mahasiswa, lalu nitip komputer pribadi, lama-lama akhirnya nitip gorengan dari kantin dan baju sampai.. kasur untuk tidur. Saya meminta agar meja compact yang ‘ngepas’ dengan komputernya agar tidak memberi ruang buat barang-barang titipan yang seharusnya tidak boleh masuk lab. Masih mending kalo cuma nitip. Tapi kalo kejadiannya naro ’sebuah’ sesuatu lalu keluarnya ‘dua buah’ sesuatu gimana? Gimana pemirsa? Susah kan ngontrolnya? Yang kedua adalah untuk memaksimalkan ruang yang ada sehingga perangkat yang bisa masuk ke laboratorium itu relatif bisa lebih banyak ketimbang serba kekurangan ’space’ lantaran kepentok meja yang lebih besar ketimbang perangkatnya. Lagi pula saya rela2 aja kok laboratorium saya bila gak dikasi furniture asalkan perangkat yang spesifikasinya yang saya minta, disediakan. Tokh orang masih bisa ngglesor di lante pake koran ato karpet. Yang penting.. kebutuhan mahasiswa terlayani. Saya yakin mahasiswa lebih butuh perangkatnya ketimbang mejanya. Dan lagi.. masalah pengadaan furniture itu sebenarnya bisa menyusul dengan pengaturan prioritas. Gtu Bos.. eh.. pemirsa.. Kalo boleh saya balik nanya.. mending murah tapi jadinya murahan.. ato mahal dikit tapi awet dan fungsional?


Bad Behavior has blocked 31 access attempts in the last 7 days.