This site chose VeriSign Trust Seal to promote trust online with consumers.
ABOUT TRUST ONLINE  

Archive for the ‘Harianku’ Category

Antara Preman dan Enterpreneur

Wednesday, May 11th, 2011

Saya yakin pemirsa mengenal istilah “preman” dan “enterpreneur”. Sekarang ini mulai banyak orang berangan-angan untuk bisa menjadi seorang enterpreneur. Cita-cita yang sangat bagus menurut saya. Namun, bila ternyata karakter yang dimiliki orang tersebut lebih mendukung untuk menjadi bukan seorang enterpreneur, bisa jadi cocoknya memang begitu adanya. Yang saya pahami mengenai para enterpreneur yang sukses, kebanyakan mereka adalah orang-orang yang “pandai mencari celah”. Celah di sini dapat diartikan sebagai suatu kesempatan. Lainnya lagi, mereka juga berusaha untuk bisa berada pada kondisi yang strategis ketimbang operasional melulu. Bila yang diusahakannya mengalami halangan, tidak segan-segan mereka mengambil jalan memutar… atau menunggu… hingga ada kesempatan yang paling tepat untuk bisa mewujudkan apa yang menjadi tujuannya. Mencari celah… adalah berbeda dengan memaksa atau ngotot. Malah penilaian saya pada orang-orang yang senang memaksa atau ngotot, sebagai orang yang perlu mendapat rasa kasihan. Kasihan… karena orang tersebut terlihat demikian menjijikkan di mata saya. Mencari celah lebih banyak menggunakan akal. Sedangkan si pemaksa atau si pengotot… lebih banyak menggunakan otot. Setau saya, orang yang senang main otot, kebanyakan mereka adalah orang-orang yang dekat dengan dunia premanisme. Termasuk para preman tentunya. Masih lebih mending menjadi mafia sekalian, seperti layaknya godfather. Namun seorang godfather pun, bila saya perhatikan, sangat jauh pembawaannya dari tampilan sebagai seorang yang… pemaksa. Banyak orang memaksa sesuatu agar ia berhasil mencapai tujuannya. Namun banyak sekali dari mereka merasa hampa terhadap apa yang kemudian berhasil mereka raih. Karena berbagi hidup didapatkan dengan cara berbagi. Bukan dengan cara dipaksakan.

Bencana Akibat Kerusakan Alam Lebih Berbahaya daripada Terorisme

Wednesday, May 4th, 2011

Pemirsa mungkin kenal dengan Osama bin Laden. Kalo kata teman saya, beda Osama dengan Obama
, cuma beda huruf ‘S’ doank :) Dengan tewasnya Osama, seakan-akan dunia telah diamankan dari bencana. Benarkah demikian?

Di sini saya berharap saya mampu berbicara berdasarkan data. Sehingga dengan demikian, semoga saja saya berbicara di sini bukan bertujuan untuk membual. Karena yang membual hanyalah si pembual. Kalau ada preman ngaku sebagai polisi, tentulah hanya pembual yang melakukannya. Sehingga wajar kalau muncul peristiwa “sepatu terbang” :)

Berdasarkan data yang saya peroleh dari suatu media, tertanggal 3 Mei 2011, mengenai bencana alam yang terjadi di negeri impian, yang kebetulan katanya Indonesia, dapat pemirsa lihat sbb:

bencana-kerusakan-alam-akibat-kapitalisme

Terlihat bahwa ternyata bahaya akibat bencana alam, tentunya yang diakibatkan oleh kerusakan alam, jauh lebih besar dari bahaya yang diakibatkan oleh terorisme seperti aksi teror dan sabotase.

Bila pemirsa masih bisa berpikir dengan baik (dan sehat), tentunya pemirsa akan bisa menyimpulkan mana sesungguhnya yang lebih berbahaya bagi dunia. Terorisme… atau kapitalisme.. :)

Alhamdulillah :)

Saturday, April 30th, 2011

Entah kenapa hari ini saya memiliki keinginan mencari-cari beberapa nama yang ada pada masa lalu saya. Bermula gara-gara saya denger musik drama Korea kali ya. Full House :) Menarik memang :) Maksud saya, saya menemukan kebanyakan mereka sepertinya jauh lebih sukses dari saya. Bahkan sebagian mereka tinggal di luar negeri :) Gak tau kenapa ya. Saya cuma senyum-senyum aja. He he he. Tapi terlepas dari semua itu.. Alhamdulillah :) Saya mendapati mereka semua sepertinya dalam kondisi yang jauh lebih baik ketimbang pada masa lalu :)

Saya Percaya Hamas

Friday, April 29th, 2011

Pemirsa yang budiman. Pernahkah Anda mengalami suatu pemutarbalikan fakta terhadap diri Anda. Anda berbuat benar, namun difitnah seakan-akan Andalah yang salah. Inilah kekuatan dari ilmu public relation / kehumasan. Kekuatan ilmu komunikasi. Kekuatan dari media massa. Saya cukup terkejut dengan pemberitaan terbunuhnya seorang aktivis, yang dalam pemberitaannya, dikatakan Hamas adalah organisasi yang bertanggungjawab atas hal itu. Btw, saya cukup mengetahui bagaimana sejarah Hamas berdiri. Juga peristiwa-peristiwa yang dialami oleh para pemimpin Hamas. Bagaimana mayoritas rakyat Palestina mendukung Hamas (meski terdapat golongan minoritas rakyat Palestina menentang mereka). Sampai detik ini saya percaya mereka. Lantaran mereka sudah sangat sering terfinah, maka.. saya sangat hati-hati sekali dalam mencerna suatu pemberitaan negatif tentang.. Hamas.

Definisi Blog

Monday, March 21st, 2011

Menarik tatkala senior saya di kantor mempermasalahkan tulisan-tulisan saya di blog ini. Dan saya memang sangat yakin suatu hari apa yang menjadi tulisan saya di blog ini akan dipermasalahkan. Namun ijinkan saya bercerita dan semoga orang yang “merasa” dirinya senior memang pantas disebut senior dengan wawasannya yang “sangat luas”.

Pertama kali dibuat, blog ditujukan untuk digunakan sebagai catatan-catatan kecil yang menjadi ekspresi dari pemiliknya. Sifatnya adalah unofficial. Sekali lagi saya ulangi, sifatnya adalah unofficial. Cuma menjadi menarik, tatkala search engine utama macam google “menghargai” tulisan-tulisan yang ada di blog. Akhirnya para pakar yang “katanya pakar TI”, yang ada di sebagian negara macam negeri impian ini mengkait-kaitkan dengan webometric. Jadilah hal ini sebagai suatu yang diatur-atur, macam kantor saya yang menyuruh-nyuruh agar stafnya rajin menulis di blog. Cuma kalo caranya seperti itu, mana ada orang yang mau menulis secara ekspresif. Itu satu. Dan bila sudah begitu, pastilah orang akan sangat ogah menulis lantaran memang.. tidak ada ekspresi yang pantas ia tulis. Yang semula bisa jadi tulisan tersebut adalah benuansa “art” misalnya, berubah jadi sesuatu yang berkesan “disuruh-suruh”. Dari hasilnya pun saya sudah bisa menduga mana yang akan membuat orang menjadi rajin menulis

Lainnya lagi, teknik yang digunakan dalam menulis di blog, adalah teknik pull. Bukan teknik push seperti milis, radio, televisi dan semacamnya. Sehingga untuk gampangnya, bila ada yang tidak setuju mengenai isi tulisan seseorang, macam menteri depkominfo sekarang ini, silakan jangan pernah datang selama-lamanya ke blog tersebut. Seperti itu aturannya.

Lainnya lagi, bila memang ingin mempermasalahkan mengenai apa yang menjadi isi di dalam blog seseorang, di dalam blog ada tempat yang dapat digunakan untuk memberikan komentar. Setau saya semua komentar yang baik maupun yang buruk saya akan selalu coba untuk approve selama nama dan alamat emailnya adalah benar. Bila sang komentator (yang kerjanya bisa jadi berkomentar melulu) tidak memberikan alamat yang saya anggap tepat, maap2 aja bila komentarnya tidak saya approve dan saya kategorikan sebagai spam meski bisa jadi komentarnya adalah baik.

Dengan latar belakang yang ada di atas, sesuai dengan pengetahuan yang saya miliki mengenai apa itu blog, saya sangat yakin bila pun saya diadili di pengadilan internasional pun. Saya tidak salah. Namun sebagai rasa humanisme saya terhadap senior yang menurut saya wawasannya tidak layak disebut senior, saya meminta maaf bila bahasa yang saya gunakan sangatlah ekspresif. Saya akan mencoba menguranginya namun hal itu menjadi sesuatu hal yang saya sangat sesalkan karena kebebasan ekspresi saya seakan-akan, saya rasakan, menjadi terpasung.

Perawan Yang Sudah Tidak Perawan

Thursday, February 24th, 2011

Ini sebenarnya cuma istilah saja. Ada orang-orang tertentu yang karena ketidakpercayaan dirinya, atau lebih tepatnya.. memiliki mental hazard yang agak2 gak bisa dibenerin lagi, selalu berusaha mengganggu orang lain agar bisa ancur seperti dirinya.

Tau kan gadis yang udah gak perawan? Biasanya harganya udah jatoh. Nah, perawan yang udah gak perawan ini juga gitu seh. Jatohnya sebenernya bukan karena dianya emang jatoh. Cuman mental hazard yang dimilikinya yang membuat dia berada di level bawah. Orang seperti ini memandang dirinya keren. Tindakannya membuat orang jengkel. Becandanya membuat orang jengkel. Nyelekitnya membuat orang jengkel. Main wataknya membuat orang jengkel. Katanya dia seh keren.

Saya sendiri suka becanda. Tapi saya yakin orang yang becandanya KREATIF, pastinya tidak akan membuat orang jengkel. Yang terjadi malahan jadi semacam PERMAINAN yang menyenangkan. Atau juga PANTUN berbalas yang menyenangkan. Becanda ala BASI biasanya lebih cocok dilakukan oleh orang-orang yang sangat pantas memperoleh gelar.. KATRO!!!

Biasanya juga dilakukan oleh perawan yang udah gak perawan. Ya itu tadi. dia bilang dia keren. Dia bilang dia imut. Kalo saya bilangnya.. KATRO!!!

PopScreen Telkomsel Memuakkan

Thursday, February 3rd, 2011

Intinya, saya cukup sering bekerja dengan perangkat hape saya. Dan saya sangat terganggu sekali dengan PopScreen menu dari Telkomsel. Di situ hanya ada dua tombol. Yaitu “OK” dan “Cancel”. Saya gak mau langganan popscreen tersebut. Maka saya klik tombol “Cancel”. Tapi apa yang terjadi? Popscreen tersebut muncul berulangkali. Sampe2 saya mikir, ini PEMAKSAAN BERITA atau apa? Mau tau rencana saya dengan kartu Telkomsel saya tersebut. MO SAYA BUANG!!!

Saya Mendukung Rakyat Mesir dan Tunisia

Tuesday, February 1st, 2011

Secara pribadi, saya mendukung rakyat Mesir dan Tunisia. Saya turut prihatin dengan jatuhnya korban di pihak rakyat Mesir dan Tunisia saat demonstrasi berlangsung. Semoga hal tersebut tidak terulang kembali. Semoga demonstrasi tidak mengarah pada tindakan anarkis. Saya berharap pemerintah Mesir tidak menggunakan cara-cara kekerasan dalam menindak aksi demonstrasi. Saya sesungguhnya hanya mengetahui berita mengenai kondisi Mesir saat ini dari media di negara saya. Tentang benar tidaknya berita tersebut, saya kembalikan kepada Alloh SWT.

Bedak Yang Sangat Penting, Kali Harganya Satu Milyar

Saturday, January 22nd, 2011

Sabtu 22 Januari 2011, saya mendapat telepon dari seorang wanita. Nomor telponnya adalah 081321312570. Dia bilang barang miliknya tertukar dengan barang saya lantaran keteledoran jasa pengantar barang (baca: TiKi). Dia bilang bahwa barang saya yang merupakan kiriman ibu saya, ada di rumahnya. Memang ibu saya, pensiunan eselon satu dari Departemen Keuangan, punya bisnis sampingan. Yaitu ikutan MLM. Dalam hal ini Amway. (Gak kayak temen2 nya yang lain yang gak mau pensiun2). Dan kadang klo ada rejeki lebih, ibu saya suka mengirim barang ke saya via TiKi. Cuma tumben2 an TiKi melakukan kesalahan, sampe2 barang yang “BIASANYA NYAMPE” klo dikirim ke rumah, kali ini nyasar ke :

Dwi yono
Komplek Bmi D2 No. 25
BARAK POLISI
Rancamanyar

Entah kenapa baca kata “BARAK POLISI” dengan ditulis huruf kapital semua, saya ingin ketawa :) . Itu satu lucu. Nah.. lucu yang lain, hari itu pula, saya tuh mengalami kesialan yang banyak sekali pemirsa. Mulai tangan saya yang salah megang penggorengan panas, makanan saya tumpah, sepeda/motor listrik saya mogok di jalan, mobil gak dapet parkir, temen saya yang gak bisa saya temui padahal saya udah sampe ke rumahnya, mondar-mandir di jalan gak kelar2. Pokoknya geleng2 kepala deh hari itu. Tapi lucunya, biasanya saya ngedumel klo ketimpa sial, kali ini saya ngomongnya “Alhamdulillah” melulu. Karena kesialan yang berjibun itu, saya sampe gak nyampe2 rumah untuk memeriksa apakah barang si wanita tersebut sudah sampe ke rumah saya. Kata si wanita itu seh barangnya cuma “bedak”. Cuma yang saya bikin bingung adalah.. si wanita ini terus-terusan menelpon saya dan mengirim sms menanyakan tentang barangnya. Begitu berharganyakah sebuah bedak? [geleng2 kepala mode]. Lalu saya bilang sama si wanita tersebut, bahwa biasanya klo ada kiriman barang ke rumah saya, yang nerima adalah tetangga saya. Terserah deh tetangga yang mana aja. Insya Alloh mereka semua kenal. Lah wong saya sekretaris RT, terkenal lah yauw kayak artis [lol mode]. Cuma neh lucu lagi pemirsa. Pas denger gtu, si wanita ini mengirim sms kembali, katanya barang saya uda dikembalikan ke TiKi, dan barangnya dia udah diterima. [Geleng2 kepala mode] Cepet banget ya pelayanan TiKi dalam melayani keluhan pelanggan. Gak sampe 15 menitan permasalahan udah beres. Apa jangan2 ne bedak.. harganya satu milyar [LOL MODE PANGKAT SERIBU].

Semoga Budeg Beneran

Monday, January 3rd, 2011

Ada seorang dosen muda yang bekerja di institusi yang sama dengan saya. Namun setiap kali saya tegur, misal saat papasan, entah emang gak denger, atau pura2 gak denger. Namun bila ternyata pura2 gak denger manakala saya tegur, doa saya adalah.. semoga jadi budeg beneran. AMIN!!!


Bad Behavior has blocked 59 access attempts in the last 7 days.