September 29th, 2016
Pernahkah Anda melihat badai gurun? Sepertinya hanya sedikit dari kebanyakan orang yang pernah melihatnya langsung. Terlebih lagi, yang mencoba bersepeda alias gowes ditemani badai gurun. Sebenarnya bukannya tidak mungkin untuk berlomba sepeda dengan badai gurun.

Sumber: GTC
Mungkin pengalaman berlomba seperti ini perlu dicoba. Sebab, selain unik, juga seru. Namun jangan lupa membawa masker bila ingin mencobanya.
Tags: Badai Gurun, Gowes, Sepeda
Posted in Harianku | No Comments »
August 31st, 2016
Tidak ada satu umat pun di dunia ini yang tidak diutus nabi atau rasul oleh Alloh SWT. Juga, semua nabi maupun rasul pasti memperingatkan umatnya tentang fitnah Dajjal ini, dan agar mereka berlindung kepada Alloh SWT daripadanya.
Salah satu cara agar mendapat perlindungan dari Alloh SWT akan fitnah Dajjal ini, bagi umat Rasulullah S.A.W., adalah dengan membaca surat Al Kahfi. Sebab, dikatakan oleh Rasulullah S.A.W. bahwa barangsiapa yang membaca 10 ayat pertama dari Al Kahfi, maka akan terhindar dari fitnah Dajjal.
Seringkali kita seakan merasa mampu melakukan segala hal dengan kemampuan kita sendiri. Padahal, tidak semua hal bisa ditentukan sepenuhnya pada usaha kita sendiri tanpa menyertai Alloh SWT.
Yang perlu direnungkan, sudah siapkah kita bila Dajjal muncul?
Tags: Al Kahfi, Dajjal, Fitnah
Posted in Harianku | No Comments »
August 6th, 2016
Setiap kali saya berkunjung ke Kota Yogyakarta, saya selalu berusaha menyempatkan diri untuk mampir ke sebuah tempat makan yang sejak lama telah menjadi langganan saya. Namanya adalah Soto Kudus Pak Dewo.
Lokasi Soto Kudus Pak Dewo ini terletak di Jalan C. Simanjuntak No. 62, yaitu di daerah Terban, Yogyakarta. Bila menggunakan Google Map, bisa meng-copy paste koordinat: -7.776766, 110.374081 di form pencarian pada Google Map. Koordinat tersebut berarti South: 7.776766 dan East: 110.374081.

Saya cukup berani mengatakan bahwa soto ini adalah yang terlezat se-Yogyakarta, karena memang begitulah menurut penilaian masyarakat di Yogyakarta. Biasanya saya pesan “soto pisah”, maksudnya antara soto dan nasinya tidak dicampur.

Adapun untuk makanan selezat ini, harganya juga cukup kompetitif.
Saking lezatnya, jangan heran saat saya makan soto di tempat ini, cara makan saya lamaaa sekaliii. Soalnya benar-benar saya nikmati dengan cara berlama-lama mengunyahnya, alias tidak langsung saya telan melalui tenggorokan. Istilahnya, mengunyahnya juga sambil merem-merem (bukan merem-melek).
Saya ingat sebelum tahun 90-an, saya diajak mampir ke Soto Kudus Pak Dewo ini oleh paman saya. Tempat makan ini berdiri di emperan jalan. Berdiri layaknya pedagang kaki lima, jadi bukan di toko. Pak Dewo ini benar-benar mendirikan usaha sotonya boleh dibilang dari nol. Bagi saya ini benar-benar prestasi yang luar biasa.
Setelah selesai makan soto, tidak lupa saya meminta Pak Dewo sendiri untuk berfoto bersama saya.

So… bila mampir ke Yogyakarta, jangan lupa mampir ke Soto Kudus Pak Dewo ini.
Tags: C Simanjuntak, Soto Kudus Pak Dewo, Terban, Yogyakarta
Posted in Harianku, Rekreasi dan Kuliner | No Comments »
July 31st, 2016
Pemalas, bisa jadi suatu ungkapan yang sering kita tujukan pada orang yang enggan untuk patuh kepada kita. Namun bisa jadi sebenarnya kitalah yang menjadi penyebab keengganan orang tersebut untuk patuh. Bisa jadi “punish and reward” yang kita berikan tidaklah benar, lantaran ketidakadilan diri kita.
Adil di sini juga bisa diartikan menempatkan sesuatu pada tempatnya. Termasuk ketidakadilan, manakala kita berharap menyita waktu seseorang agar memperhatikan kita, namun sesungguhnya kita hanya sekedar bermain-main, padahal orang tersebut sedang serius dan sibuk pada hal lain yang sesungguhnya membutuhkan perhatian yang jauh lebih serius daripada apa yang kita sampaikan.
Sebenarnya bila disebutkan, apakah penguasa yang ada sekarang ini sudah bertindak adil? Sepertinya tidak sulit untuk mencari contoh ketidakadilan yang dilakukan penguasa saat ini. Coba lihat foto di bawah ini.

Ini adalah bangunan bertingkat (yang rencananya menjadi pabrik) yang berdiri di pinggir sungai. Apakah bangunan tersebut memenuhi batas pendirian bangunan yang aman dari bibir sungai? Jawabnya tidak. Tentunya sudah pasti ketentuan AMDAL (Analisis Dampak Lingkungan) sudah dilanggar oleh si pemilik bangunan tersebut. Pertanyaan lainnya, siapa pemberi izin pendirian bangunan ini? Apakah penguasa tidak memiliki andil atau peran dalam pemberian izin pendirian bangunan tersebut?
Kadang sangat naif bila penguasa berharap agar rakyatnya menjadi rakyat yang rajin, termasuk rajin membayar pajak, tatkala pemerintah sendiri tidak sanggup memberikan “punish and reward” yang sesuai kepada rakyatnya.
Saya yakin bila “punish and reward” yang baik bisa diterapkan oleh penguasa, sehingga dalam hal ini penguasa bertindak dengan seadil-adilnya, maka tidaklah perlu mengeluarkan effort atau usaha yang besar, termasuk sampai membuat program semacam sosialisasi “revolusi mental”, agar rakyat menjadi rakyat yang rajin.
Semoga mendapat hikmah dan pelajaran.
Beberapa aturan terkait AMDAL dapat diunduh di beberapa link sbb:
TINYURL.COM/HAW3U3K
Mirror link : TINYURL.COM/ZGAS4GN
TINYURL.COM/ZNAPEZ7
Mirror link : TINYURL.COM/ZXZ4UKP
Tags: AMDAL, Keadilan, Rajin
Posted in Harianku | No Comments »
July 26th, 2016
Tidak jarang kita mendengar kisah meninggalnya seseorang tatkala ia bangun malam untuk ke kamar mandi. Biasanya hal ini terjadi lantaran orang tersebut terlalu cepat ke kamar mandi, padahal mekanisme dari tubuh belum sepenuhnya untuk beraktifitas (seperti ke kamar mandi tersebut). Salah satu penyebab logisnya, adalah lantaran otak yang belum sepenuhnya tersuplai oksigen yang cukup (yang dibawa oleh darah) atau otak mengalami Anaemic.
Kita bisa melakukan “3 x ½ menit” saat bangun dari tidur (jangan buru-buru bangkit), yakni:
1. Bangun tidur, berbaringlah dulu selama ½ menit.
2. Lalu duduklah dulu di tempat tidur selama ½ menit.
3. Setelah itu turunkan kaki dan duduk di tepi ranjang selama ½ menit.
Setelah itu barulah beraktifitas, sehingga harapannya otak tidak mengalami Anaemic.
Saran ini memang sederhana, namun efeknya dapat menghindarkan diri kita dari kematian mendadak.
Semoga bermanfaat. (Terutama bagi yang senang Tahajud).
Tags: Anaemic, Bangun Tidur, Otak
Posted in Harianku | No Comments »
July 18th, 2016
Bila Israel gencar melakukan serangan menjelang Ramadhan tiba, itulah pola yang saya pahami selama ini. Sebenarnya saya ingin mengatakan ini sebelum Ramadhan kemarin tiba. Namun lantaran adanya halangan, baru sekarang saya mengatakan hal ini.
Seingat saya, sebelum Ramadhan tiba, sudah tersiar kabar, sekitar 25 anak Palestina yang di bawah umur, tewas akibat kelakuan tentara Israel.
Namun yang mengherankan diri saya, pada pertengahan Ramadhan, saya mendengar berita tentang pendirian pemukiman baru di Jalur Gaza yang dilakukan pihak Israel. Saya jadi bertanya-tanya, kapan berita perangnya? Kok tau-tau sudah muncul berita tentang pendirian pemukiman baru?

Terlepas dari semua kondisi yang ada, satu hal yang ingin saya katakan. Saya sama sekali tidak bermaksud melupakan saudara-saudara saya di Palestina. Semoga demikian selamanya.
Hasbunallohu wa ni`mal wakil.
Tags: Palestina
Posted in Harianku | No Comments »
July 11th, 2016
Dari pengalaman saya sebelum, ketika, dan setelah berhaji, cara yang amat mudah untuk bisa mendapatkan rahmat dari Alloh SWT adalah dengan memaafkan. Namun, seringkali yang namanya memaafkan adalah sesuatu yang amat sulit dilakukan. Terutama bila peristiwa yang dialami oleh yang tersakiti begitu mendalam. Terus terang, saya pun mengalami hal yang sama. Pernah tersakiti dan masih tersakiti hingga saat ini (dan mungkin akan mengalami hal yang sama kembali di masa yang akan datang). Namun bila memang tidak bisa menghilangkan rasa sakit itu, setidaknya saya berusaha untuk menguranginya. Sehingga dengan begitu saya bisa memaafkan.

Sumber: GTC
Ada sebuah penelitian, yang mengungkapkan bahwa sesungguhnya memaafkan itu memiliki manfaat bagi orang yang melakukannya. Manfaat di sini adalah berkaitan dengan kesehatan. Diketahui dari penelitian tersebut, bahwa orang yang sukar memaafkan, memiliki kecenderungan penurunan dalam fungsi pankreasnya. Sedangkan pankreas adalah organ penghasil insulin yang berguna untuk memecah gula dalam darah agar dapat diubah menjadi energi. Sehingga sudah barang tentu, kekurangan insulin, akan berakibat pada naiknya gula darah, yang mengakibatkan seseorang menjadi mudah terkena penyakit diabetes.
Sebenarnya saya ingin bercerita tentang hal yang mendasar, bahwa memaafkan itu selalu ada hubungannya dengan sifat-sifat lainnya, yaitu kemampuan bersyukur dan kemampuan untuk ikhlas dalam beramal. Namun semoga saja saya bisa mengutarakannya lain waktu bila Alloh SWT mengijinkan.
Semoga mendapat hikmah dan pelajaran.
Tags: Kesehatan, Memaafkan, Pankreas
Posted in Harianku | No Comments »
May 31st, 2016
Menarik, tatkala ada golongan yang berkesan sangat antusias memaparkan apa yang mereka nilai sebagai hak asasi. Sehingga dengan alasan tersebut, seakan mereka enggan diganggu-gugat tentang apa yang mereka lakukan.
Namun menurut saya pribadi, sangatlah naif bila ada golongan yang begitu bersemangat menuntut apa yang mereka anggap sebagai hak asasi mereka, namun kemudian melupakan apa yang menjadi kewajiban asasi mereka.
Bila ada hak asasi, maka ada pula yang namanya kewajiban asasi. Kedua hal tersebut pada dasarnya tidak dapat dipisahkan. Yang jelas, salah satu kewajiban asasi dari diciptakannya manusia, yaitu berusaha berkembang biak dengan cara-cara yang ahsan (baik), sesuai sunatulloh.

Semoga kita dapat memperlakukan secara seimbang, apa-apa yang menjadi hak asasi kita, juga apa-apa yang menjadi kewajiban asasi kita. Amin.
Tags: Hak Asasi, Kewajiban Asasi, Sunatulloh
Posted in Harianku | No Comments »
April 14th, 2016
Saat libur, saya menerima pesan visual digital dari ibu saya. Saya sempat tersenyum-senyum saat melihat gambar tersebut. Terlihat pada gambar, menteri kelautan dan perikanan, yaitu Ibu Susi Pudjiastuti, seolah-olah sedang memperingatkan para goweser agar tetap konsisten melakukan gowes. Sebab bila tidak, maka sepedanya akan ditenggelamkan.

Ternyata banyak pihak terutama masyarakat bersimpati atas apa yang dilakukan Ibu Menteri Susi Pudjiastuti ini, dan salah satunya adalah ibu saya sendiri.
Bisa jadi ini hanyalah sekedar persepsi saya saja. Namun terlepas benar atau salah, ada satu hal yang pasti. Saya sangat bersimpati dengan apa yang dilakukan Ibu Menteri Susi Pudjiastuti dalam menjaga kedaulatan perairan Indonesia.
Tags: Gowes, Sepeda, Susi Pudjiastuti
Posted in Harianku | Comments Off
March 16th, 2016
Tanggal 12 Maret 2016, sukses diselenggarakan Fun Bike Sekar Telkom 2016. Jalur yang ditempuh meliputi Japati-Diponegoro-Supratman-Laswi-Lodaya-Karapitan-Asia Afrika-Braga-Cipaganti-Ciumbeleuit-Dago-Japati, yaitu sekitar kurang dari 20 kilometer.

Sumber: GTC
Kabarnya acara ini diikuti tidak kurang dari 16.000 peserta.
Tags: Fun Bike, Sekar Telkom
Posted in Harianku | No Comments »